DATA GURU DAN STAFF

Berita


Gelar Apel Kesadaran 17 Oktober, SMA Negeri 1 Sabu Tengah Tegaskan Komitmen Disiplin dan Pelayanan

SABU TENGAH – SMA Negeri 1 Sabu Tengah menyelenggarakan Apel Hari Kesadaran Nasional pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini diikuti oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Sekolah, Bapak Matheus Mbama Lami, S.Pd., Gr, Bapak/Ibu Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), serta murid-murid SMA Negeri 1 Sabu Tengah.

Pelaksanaan Upacara

Suasana khidmat menyelimuti lapangan sekolah saat bendera Merah Putih mulai dikibarkan. Prosesi pengibaran bendera yang menjadi bagian inti dalam apel kesadaran ini berhasil dilaksanakan oleh tim penggerek bendera yang beranggotakan Dorkas Kolo Lado, Reksy R. R. Untung Manno Dida, dan Alfianus Ga Ara.

Langkah tegap dan keserasian formasi mereka mendapat apresiasi tersendiri dari seluruh peserta upacara. Selain itu, upacara semakin megah berkat iringan lagu oleh tim paduan suara gabungan dari Kelas XA dan Kelas XB.

Kobarkan Nasionalisme, Disiplin, dan Jaga Sarpras

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan, Ibu Emelda K. K. Dju, SE.

Paling pertama dalam arahannya, Ibu Emelda mengingatkan kembali tentang makna penting pelaksanaan apel kesadaran yang rutin digelar setiap tanggal 17. Beliau menegaskan bahwa momentum ini sangat penting untuk mengingatkan kembali momentum historis kemerdekaan Republik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17. Melalui refleksi historis tersebut, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkembangkan semangat nasionalisme serta menginternalisasi nilai-nilai kepahlawanan ke dalam sanubari seluruh warga sekolah. Arahan ini juga mempertegas komitmen yang selalu ditekankan oleh Kepala SMA Negeri 1 Sabu Tengah, Ibu Dintje A. Djede Bire, S.Pd dalam berbagai kesempatan, yakni tentang pentingnya menumbuhkan kesadaran diri pada setiap warga sekolah sebagai fondasi utama karakter.

Selanjutnya, beliau mengingatkan esensi utama dari aspek kedisiplinan. Ibu Emelda menekankan pentingnya disiplin waktu bagi seluruh warga sekolah. Secara khusus, beliau memberikan arahan kepada Bapak/Ibu GTK untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Beliau mengimbau agar pengelolaan waktu, pelaksanaan tugas, dan pemberian layanan kepada murid selalu dilakukan dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.

Terkait aktivitas akademik, Pembina Upacara menegaskan agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dapat dilaksanakan secara tertib sesuai dengan jadwal yang telah dikeluarkan oleh Bidang Kurikulum. Para murid diharapkan untuk berada di ruang kelas guna mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan tertib, serta memaksimalkan pemanfaatan fasilitas sekolah yang ada, terutama buku-buku di perpustakaan sebagai sumber belajar utama.

Di akhir arahannya, Wakasek Kesiswaan memberikan penegasan mengenai pemeliharaan sarana dan prasarana (sarpras) sekolah agar digunakan sesuai dengan peruntukkannya. Beliau menginstruksikan kepada Bapak/Ibu wali kelas dan guru wali untuk bekerja sama dalam mengecek kondisi fisik di ruang kelas masing-masing guna memastikan kelengkapannya. Kerja sama yang erat juga diharapkan terjalin dengan piket harian sekolah demi menjaga keamanan dan kebersihan seluruh sarana prasarana penunjang belajar yang ada di SMA Negeri 1 Sabu Tengah.

Apel Kesadaran Nasional, SMA Negeri 1 Sabu Tengah, 17 Oktober 2026

Apel kesadaran ini terlaksana dengan khidmat dan lancar, serta diharapkan menjadi stimulus bagi seluruh warga sekolah untuk terus konsisten mencerminkan integritas dan keteladanan dalam aktivitas sehari-hari. Komitmen bersama ini menjadi fondasi penting dalam membangun budaya kerja dan budaya belajar yang unggul di lingkungan SMA Negeri 1 Sabu Tengah. Melalui apel ini, murid-murid diharapkan dapat memupuk semangat kesadaran nasional agar tumbuh subur, demi mweujudkan generasi muda yang tangguh dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia. (Humas/Red)

 "Kesadaran diri adalah fondasi utama dari kedisiplinan. Ketika kita sadar akan tugas dan tanggung jawab masing-masing, maka pelayanan yang tulus dan kepedulian terhadap kemajuan sekolah akan terwujud dengan sendirinya."