SMAN 1 Sabu Tengah Gelar Rapat Pemantapan TKA Bersama Orang Tua / Wali Murid Kelas XII
SABU TENGAH – SMA Negeri 1 Sabu Tengah menggelar rapat koordinasi dan dengar pendapat bersama jajaran pengurus komite SMA Negeri 1 Sabu Tengah serta seluruh orang tua murid kelas XII pada hari kamis tanggal 6 agustus 2026. Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Dintje A. Djede Bire, S.Pd., dipandu oleh MC Ibu Wara Widiwati Lobo, S.Pd dan diawali doa bersama oleh Bapak Charles Udju Deda ini berfokus pada strategi pemantapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 yang akan diintegrasikan dengan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
Kolaborasi Pembentukan 10 Titik Kelompok Belajar Mandiri
Merespons kurangnya motivasi belajar murid dalam dua tahun terakhir, pihak sekolah meluncurkan terobosan baru dengan membentuk 10 kelompok belajar mandiri yang tersebar di wilayah tempat tinggal murid. Pemetaan ini diawasi ketat oleh Bidang Kemuridan, Guru BK, Wali kelas, dan Guru Wali. Pembelajaran intensif ini didampingi langsung oleh 5 orang guru penguatan TKA yaitu Ibu Wini Y. Dan Kana, S.Pd dan Ibu Rosmini, S.Pd (Bahasa Inggris), Ibu Sapta S. Leo Ere, S.Pd (Bahasa Indonesia), Ibu Yulianti F. Koli, S.Pd dan Ibu Dewi V. Rihi, S.Pd (Matematika).
Beberapa titik belajar yang telah dipetakan meliputi wilayah Delo (9 orang), Tada (10 orang), Loboju (7 orang), Matei (8 orang), Eilode (15 orang), Eimadake (19 orang), Mate/Nada (19 orang), Pospol Sabu Tengah (18 orang), Raekore (3 orang), hingga wilayah Menia (25 orang) termasuk kelompok belajar di Taman Baca Desa Eimadake.
Implementasi Pergub NTT No. 24 Tahun 2026
Kepala Sekolah menekankan bahwa kegiatan ini dilakukan sekaligus sebagai wujud nyata implementasi Pergub NTT. No. 24 Tahun 2026 mengenai Jam Belajar Masyarakat (JBM). Melalui regulasi ini, seluruh orang tua murid dan pengurus RT/RW wajib memastikan bahwa pada pukul 18.00 hingga 19.30 WITA, aktivitas yang mengganggu seperti televisi, radio, dan musik dimatikan total agar anak-anak dapat fokus belajar dengan pendampingan langsung dari orang tua. Pihak sekolah juga mengingatkan pentingnya pemenuhan gizi anak selama masa persiapan ini dengan memberikan asupan sehat seperti daun kelor dan daging ayam agar kondisi fisik murid tetap prima.
Transparansi Administrasi dan Validasi Data Dokumen Murid
Sesi tanya jawab yang berlangsung bersama orang tua murid—seperti Bapak Peterson He, Ibu Yanti Raga Lomi, Ibu Petronela, dan Bapak Thomas —membahas pemenuhan berkas administrasi. Pihak sekolah mewajibkan pengumpulan pas foto fisik hitam putih ukuran 3x4 cm dan file digital berlatar belakang merah paling lambat tanggal 15 agustus 2026 untuk keperluan kegiatan TKA.
Terkait dengan pengelolaan keuangan, Bendahara Komite, Bapak Charles Udju Deda, memberikan klarifikasi transparan mengenai alokasi dana IPP untuk honorarium guru. Menanggapi pertanyaan Bapak Thomas, Bapak Charles secara terbuka meminta orang tua membawa kuitansi pembayaran terdahulu untuk dicocokkan bersama guna menjamin akuntabilitas serta pengembalian jika terdapat kelebihan pembayaran. Melalui transparansi dan langkah proaktif ini, SMAN 1 Sabu Tengah bersama seluruh orang tua murid berkomitmen penuh untuk saling bersinergi menjaga keberlangsungan proses belajar yang sehat demi mengantarkan seluruh murid menuju gerbang kesuksesan masa depan.







